About IDA


17th of February, 2007.

Mengawali tahun 2008 ini ibudananak.com memperbaruhi tampilan. Tampilan dibuat menjadi lebih segar. Selain tampilan yang lebih segar, content juga berubah. Ibudananak.com bersiap untuk menjadi bagian dari paradigma baru web, Web2.0 (web two point O), salah satunya yaitu memberikan kebebasan member dan pengunjung untuk berpartisipasi di ibudananak.com dengan turut aktif memberikan informasi-informasi yang berguna bagi sesama.

Selain menuju pada paradigma baru yang ramah pengunjung, kami juga telah mempersiapkan untuk membuka toko online untuk keperluan keluarga. Kami akan memulai dengan memajang buku-buku bacaan yang bermutu dengan harga yang terjangkau. Semua ini kami berikan kepada mitra kami pengunjung kami keluarga muda khususnya keluarga Indonesia. Akhir kata kami mengucapkan terimakasih kepada anggota dan pengunjung setia atas kunjungan dan partisipasinya selama ini semoga kami tetap dapat memberikan yang terbaik.

salam,
ibudananak.com
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Salam,  

Prolog,

Kenapa ibudananak dot com? Pertanyaan yang agak menggelitik dan penuh dengan senyum dari teman-teman saya. Sejenak saya terdiam, berpikir dan akhirnya ikut tersenyum juga. Sebuah kontradiksi yang menggelikan, apakah itu karena panggilan dari perenungan panjang atau apa, sayapun tak mau ambil pusing. Mungkin akan saya jawab kemudian. Bagi saya ibudananak dot com merupakan hasil karya bagaimanapun bentuknya dan merupakan bentuk apresiasi saya terhadap ciptaan Tuhan yang sempurna bernama ibu, seorang Perempuan!

Drama,

Perempuan dengan lakon ibu, merupakan tokoh dalam drama dunia dimainkan, dimana panggung hitam putih dunia digelar, dimana kesedihan dan kebahagian selalu berjalan bersama, dimana seharusnya watak dibentuk, dimana masa depan diciptakan. Apapun namanya, ibu merupakan lakon sempurna dari jaman ke jaman. Saya sangat kagum atas lakon dalam drama tersebut...dan saya hanyalah seorang anak yang setiap detik menyaksikan drama tersebut dengan mata hati.

Anak, sebuah lembaran putih dimana bagian dari skenario drama ditulis dengan tinta emas oleh sepasang manusia, dimana dia dilahirkan dengan rasa sakit seorang ibu dalam kekuatan mistis, dimana dia menetek hingga menjadi bagian dari lakon drama dunia. Dia menjadi baik atau jahat tetap dia seorang anak, seorang yang tidak boleh terlepas dari gendonganan, rangkulan, dan kasih sayang ibu. Begitulah drama dimainkan, ibu dan anak tidak boleh dipisahkan.

Drama dan Teknologi,

Perempuan dengan lakon ibu, dimana masa depan diciptakan, seharusnya mendapatkan ruang dan waktu untuk dapat melihat dan menikmati masa depan yang mereka turut diciptakan. Hari ini, lagi-lagi saya tersenyum kembali, saya ingin ibu-ibu dalam pangkuan ibu pertiwi ini mendapatkan ruang dan waktu tersebut atas setidaknya informasi apapun bentuk dan asalnya mengenai dunia ibu dalam bungkus teknologi. Sekali lagi ini bentuk apresiasi saya yang tulus walau saya harus mengambil paksa sekalipun harus mencuri dari tokoh-tokoh lain dari drama ini demi cinta saya terhadap ibu. Maaf.

TENTANG LOGO

Logo kami, hendak memberikan semangat yang lebih baru, lebih segar dan lebih ceria. Logo ini bergambar dua hati, satu besar berwarna merah dan satu lebih kecil disampingnya berwarna hijau dengan latar belakang bunga yang didominasi warna kuning.

Hati besar denga warna merah menggambarkan kasih sayang orang tua (orang yang lebih dewasa), sedangkan hati kecil dengan warna hijau menggambarkan seorang anak yang juga penuh kasih sayang.

Bunga dengan kelopak (mahkota) warna kuning bergradasi dari warna yang lebih tua ke warna yang lebih muda menggambarkan kecerahan atau penerang, optimis dengan semangat yang positif menyongsong masa depan, dan kebahagiaan. Gradasi warna menggambarkan perjalanan waktu atau visi dari masa lalu (sebelumnya) ke masa depan. Bunga sendiri mewakili alam atau natural yang memiliki arti bijaksana.

Letak Hati ditengah bunga menggambarkan orang dewasa (bunda) yang menjadi inti/titik tolak dari kehidupan sekitarnya seperti inti bunga yang menjadi magnet dari kehidupan yang lain (serangga dan tanaman yang lain). Inti bunga juga merupakan ‘ovarium’ sekaligus tepung sari dimana awal kehidupan (tumbuhan) dimulai.

Harapan yang ingin dicapai melalui simbol tersebut adalah: menjadi penerang, terlengkap dan terdepan dalam hal informasi untuk keluarga dimasa yang akan datang dengan semangat yang optimis, positif, dan bijaksana.




[Back]

 

 




Foto Minggu Ini
gi senyum ma mamah

gi senyum ma mamah

album : Savero