Agar Anak Suka Membaca : Dongeng dari Warung Cerita

alisa muthia

Semua anak punya hak yang sama untuk menjadi bagian dari literasi

 

logo warung ceritaWarung Cerita adalah komunitas pemerhati pendidikan anak terutama literasi. Komunitas ini terbentuk sekitar 5 tahun lalu dengan kegiatan utama bercerita. Kakak-kakak yang tergabung dalam komunitas ini berasal dari latar belakang pendidikan dan profesi yang berbeda, namun sama-sama memiliki kecintaan pada buku. Melihat rendahnya minat membaca pada anak-anak Indonesia membuat mereka prihatin dan tergerak untuk membuat perubahan.

Rumah HarapanSebagian besar kakak-kakak pendongeng ini sudah lama akrab dengan dunia anak. Mereka mengerti bahwa bagi sebagian anak Indonesia, membaca buku bisa jadi merupakan sebuah kemewahan. Sehingga hingga saat ini, fokus utama mereka adalah anak-anak kurang mampu. Namun, Warung Cerita tidak menutup pintu untuk siapa saja yang mau membaca dan mendengarkan cerita bersama mereka. Karena terkadang anak-anak yang memiliki akses dan fasilitas yang mudah terhadap buku, belum tentu suka membaca.

Menurut mereka, terdapat perbedaan antara metode membaca yang digunakan di sekolah internasional dengan sebagian besar sekolah nasional.  Proses membaca di sekolah bertaraf internasional selalu dibuat menarik, anak-anak diajak aktif menjadi bagian dari cerita, bahkan didukung untuk membuat cerita sendiri. Sementara itu di sekolah konvensional, anak-anak seringkali diminta untuk membaca dan menghapal namun tidak dilibatkan dalam cerita tersebut. Hal ini yang biasanya membuat anak tidak menyenangi proses membaca.

P1400593editKecintaan terhadap membaca dan kesadaran literasi terbentuk dari minat. Kakak-kakak ini selalu mendongeng dengan menggunakan props. Props yang digunakan pun merupakan karya kakak-kakak sendiri, yang sengaja dibuat menarik dengan pilihan warna yang eye catching.

Anak-anak dilibatkan dalam cerita melalui penggunaan props tersebut. Interaksi dan komunikasi akan membuat anak tertarik dengan cerita. Setelah minat anak timbul, anak-anak akan diajak mengembangkan cerita dengan imajinasi mereka. Lalu setelah selesai bercerita, kakak-kakak ini akan meminta anak melakukan recall.

Proses dan jenis recall disesuaikan dengan usia dan pendidikan pendengarnya. Dengan begitu Warung Cerita bisa relevan untuk anak usia berapapun. .

P1400587edit

Komunitas Warung Cerita berpusat di Bogor, kegiatan bercerita biasanya dilakukan di hari libur karena dibatasi kesibukan kakak-kakak.  Komunitas ini bersifat non profit, adapun pendapatan yang mereka dapatkan akan disalurkan kepada yang membutuhkan melalui paket kasih sayang.

Rumah HarapanPengalaman Warung Cerita sangat beragam, mereka pernah mendongeng di daycare, ulang tahun, panti asuhan, dan juga rumah sakit. Bahkan mereka sudah pernah memberikan workshop bagi guru-guru yang ingin mendapatkan tips cara bercerita yang menarik dan sarat manfaat. Kakak-kakak ini juga bersedia mendongeng dengan pengantar bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Menurut kakak-kakak, penggunaan bahasa asing bisa juga dijadikan materi pembelajaran, dan jenis cerita yang disampaikan akan disesuaikan dengan kemampuan bahasa pendengarnya. Selain mendongeng, Warung Cerita bisa juga menjadi konsultan bagi ayah dan bunda yang ingin membuat perpustakaan untuk sang buah hati, bahkan mereka bisa menyediakan buku-buku yang menarik.

Bagi ayah dan bunda yang sepakat bahwa literasi itu penting untuk anak, ayo ajak anak Anda mendengar dan bermain bersama Warung Cerita.

Warung Cerita juga berbagi tips membuat anak tertarik membaca dan menulis kepada ibudananak.com di http://www.ibudananak.com/tips-mengajak-anak-membaca-dan-menulis/

Untuk jadwal mendongeng, hubungi mereka di:

P1400596edit

www.warungcerita.org

Twitter : @warung_cerita

FB fanpage : Warung_cerita

Leave a Reply