ibudananak - Let's care and share

Inspirasi

allene portrait 2

Semangat Kartini Cita-cita ‘Kartini Muda’

Semangat Kartini memungkinkan kita, kaum perempuan Indonesia, untuk melangkah maju mengejar mimpi. Semangat itu menyediakan jalan bagi ...

kesehatan ibu

Banjir

Waspadai Penyakit saat Banjir

Menurut BMG bencana banjir akan melanda Jakarta dan beberapa kota di Indonesia. Tak hanya harus meng...

tumbuh kembang

kids

Serba-serbi Berat Badan si Kecil

Dibandingkan hal-hal lain, para ibu baru lebih khawatir akan berat badan bayinya.  Wajar saja, sebab berat badan merupakan salah satu indi...

dunia anak

bright smiles, healthy children

Bila Buah Hati Bunda Sakit Gigi

Reqgi First Trasia, dr.   Sakit gigi sangat umum dialami anak-anak.  Anak yang giginya berlubang akan merasa nyeri saat mengunyah mak...

ibu bekerja

baby bottle

Melaktasi di Tempat Kerja (Worksite Lactation) – bag.2

Secara umum, kegiatan laktasi di tempat kerja meliputi pengeluaran ASI, pengumpulan ASI perah, dan penyimpanan sementara. Juggling tugas-t...

Bila Buah Hati Bunda Sakit Gigi

Reqgi First Trasia, dr.

 

Sakit gigi sangat umum dialami anak-anak.  Anak yang giginya berlubang akan merasa nyeri saat mengunyah makanan.

Kasus terbanyak adalah kasus gigi berlubang. Kuman-kuman hidup dan berkembang pada gigi berlubang. Selama rasa nyeri itu ada, anak pun akan menolak setiap diberi makan. Jika hal itu terus berlanjut, asupan gizinya pun jadi berkurang. Kesehatan tubuhnya jadi terganggu dan proses tumbuh kembangnya dapat terhambat.

Menjelang tumbuhnya gigi-gigi susu, biasanya bayi mengalami rasa gatal pada gusinya. Hal itu sebenarnya cukup wajar dan alamiah. Adakalanya rasa gatal itu membuat bayi rewel dari biasanya. Namun setelah gigi susunya muncul, rasa gatal itu akan menghilang.

Pada bayi yang gigi susunya hendak tumbuh, berilah ia teether, yakni mainan yang dapat digigit. Teether terbuat dari bahan yang kenyal dan berisi air di dalamnya. Pemberian finger food (makanan kecil yang dapat dipegang tangan) juga dapat membantu merangsang pertumbuhan giginya, sekaligus mengurangi rasa gatal pada gusinya.

babyteethTumbuhnya gigi susu pertama akan berbeda-beda pada setiap anak. Ada yang pada usia 4 bulan sudah tumbuh gigi pertamanya. Ada pula yang lebih dari usia itu. Begitu giginya tumbuh, orang tua bertanggungjawab membersihkannya secara rutin. Caranya, mengelap secara perlahan giginya dengan sapu tangan bersih yang dicelupkan pada air hangat. Pada anak yang telah diberi MPASI, berilah ia minum air putih setelah makan. Hal ini untuk meminimalisir sisa makanan yang menempel di gigi.

Gigi susu yang sehat sangat diperlukan ketika anak belajar mengunyah, berbicara dan tersenyum. Gigi susu yang sehat juga untuk memastikan gigi permanennya akan muncul secara normal. Untuk itu, ajari anak melakukan rutinitas menggosok gigi secara benar sedini mungkin. Dengan begitu, ketika giginya sudah lengkap, kira-kira sekitar usia 2 tahun atau lebih, ia sudah terbiasa menggosok gigi.

Dengan menggosok gigi, pengeroposan maupun penimbunan plak gigi dapat dihindari. Gosok gigi yang baik dilakukan minimal 3 kali sehari, setelah makan dan menjelang tidur. Agar ia senang menggosok gigi, ajak anak memilih sendiri sikat gigi dan pasta gigi yang sesuai dengan seleranya. Namun harus tetap sesuai untuk anak seusianya.

Bawalah anak ke dokter gigi untuk pertama kalinya saat ia berusia sekitar satu tahun. Hal ini sebagai langkah pencegahan yang bermanfaat bagi perawatan kesehatan giginya. Melalui dokter gigi, Anda akan tahu apakah pertumbuhan gigi anak normal dan wajar. Apakah ada tanda-tanda awal pembentukan plak dan gigi busuk. Dokter gigi pun akan memastikan apakah gigi, mulut, kerongkongan, dan tenggorokan anak Anda terbentuk dengan benar.

 

Beberapa langkah berikut dapat diterapkan untuk mendukung upaya pencegahan agar anak terhindar dari gigi berlubang:

  1. Membatasi jumlah gula yang dikonsumsi anak, termasuk permen
  2. Pada anak yang diberi susu formula, jangan biarkan dotnya tetap berada dalam mulut sekitar 1 jam. Hal tersebut dapat menyebabkan gigi berlubang
  3. Lebih baik berikan camilan berupa buah-buahan daripada makanan manis
  4. Bila anak haus di antara waktu makan, biasakan memberi air putih daripada minuman yang diberi pemanis
  5. Sebaiknya peralatan makan anak disediakan khusus dan tidak berbagi pemakaian dengan anggota keluarga yang lain. Misalnya jika Anda perlu mencicipi makanannya atau dia mau mencoba makanan yang Anda konsumsi, gunakan sendok berbeda. Hal ini untuk menghindari kemungkinan kuman-kuman masuk dan menyerang giginya.

 

Referensi:

  1. Bailit HL. 2000. The Prevalence of Dental Pain and Anxiety: their relationship to quality of life. New York State Dental Journal; 53: 27-30 [Pubmed: 347725]
  2. Linnett V, et al. 2002. Dental erosion in children: a literature review. Pediatric Dentistry; 23: 37-43 [PubMed: 11242729]
  3. Mathiesen AT, et al. 2001. Oral hygiene as a variable in dental caries experience in 14-years old exposed to fluoride. Caries Research; 30: 29-33 [PubMed: 8850580]
  4. Moynihan P, et al. 2004. Diet, nutrition and the prevention of dental diseases. Public health and nutrition: 7; 201-226

Semangat Kartini Cita-cita ‘Kartini Muda’

  • Semangat Kartini memungkinkan kita, kaum perempuan Indonesia, untuk melangkah maju mengejar mimpi. Semangat itu menyediakan jalan bagi kita untuk memiliki cita-cita setinggi langit.

Read more